BAHAYA ASAP ROKOK TERHADAP PEROKOK PASIF
Perokok pasif adalah orang
yang bukan perokok, tetapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang
berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. Dalam hal
tersebut, banyak orang yang berpendapat bahwa menjadi perokok
pasif aman-aman saja. Padahal asap rokok bagi perokok pasif sangat bahaya. Oleh
karenanya, anggapan ini salah besar. Meskipun tidak merokok, berada di
lingkungan yang penuh asap rokok masih dapat menimbulkan efek negatif pada
tubuh Anda yang sama seperti perokok itu sendiri. Walaupun tidak selalu
terlihat, tapi asap yang dihembuskan setelah merokok memiliki efek yang lebih
berbahaya dari asap yang dihirup perokok. Asap ini terbentuk oleh partikel yang
sangat kecil sehingga lebih mudah terhirup oleh orang lain di sekitarnya.
Terdapat dua jenis asap rokok yaitu asap
mainstream dan sidestream. Asap mainstream adalah yang dihirup langsung melalui
ujung mulut rokok oleh perokok sedangkan asap sidestream adalah yang berasal
dari ujung rokok yang terbakar dan menyebar ke udara. Di antara keduanya, asap
sidestream adalah yang paling berbahaya karena empat kali lebih beracun
dibandingkan dengan asap mainstream. Pasalnya, asap sidestream mengandung
karbon monoksida tiga kali lebih banyak, 10 sampai 30 kali lipat nitrosamin,
dan 15 hingga 300 kali lipat ammonia.
Biasanya, para perokok pasif menghirup
asap sidestream dan asap yang dihembuskan langsung oleh para perokok di
sekitarnya. Sama seperti perokok aktif, perokok pasif juga sangat berbahaya terhadap
tubuh kita. Adapun bahaya asap rokok bagi perokok pasif adalah :
§ Pada
orang dewasa yang tidak merokok
Senantiasa menghirup
asap rokok secara pasif dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terserang
kanker paru-paru sebanyak 25 persen. Selain itu, perokok pasif juga
meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner dapat
menyebabkan serangan jantung, nyeri dada, dan gagal jantung. Asap rokok yang
dihirup juga dapat menyebabkan adanya pengerasan arteri, atau yang disebut
dengan aterosklerosis. Hal ini dapat disebabkan oleh lemak, kolesterol, dan zat
lainnya (seperti bahan kimia pada rokok) yang terbentuk di dinding arteri.
Pengerasan pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan arteri dan menghalangi
aliran darah.
§ Pada
ibu hamil
Wanita hamil yang dalam
masa kehamilannya terpajan asap rokok berisiko lebih tinggi untuk mengalami
komplikasi seperti keguguran, bayi lahir mati, dan bayi dengan berat badan di
bawah rata-rata.
§ Pada
anak-anak
Pada anak-anak biasanya
berdampak seperti Asma, Pilek, Infeksi telinga dan sistem pernapasan seperti
pneumonia dan bronchitis, Alergi, Meningitis, Batuk, Infeksi telinga tengah
yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran, Sindrom kematian bayi mendadak dan
bahkan akan berdampak juga pada pendidikan anak-anak.
Itulah penjelasan singkat dari bahaya
asap rokok bagi perokok pasif. Maka dianjurkan kepada masyarakat untuk menjaga
kesehatannya dengan menghindari rokok terutama pada anak-anak dan ibu hamil.
Karena asap rokok sangat berbahaya seperti dijelaskan diatas. Sekian artikel
ini kami buat, semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Terima kasih……..
Penulis
Rema
rapika aprinda sukma pratiwiHarmili,S.kep.,Ns.,M.Kep
Mahasiswa dan Dosen Stikes Griya Husada Sumbawa


Komentar
Posting Komentar